Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D. Hadad mengatakan kebijakan prime lending rate kini menjadi fokus bank sentral yang terus digodok setelah dikeluarkan aturan Giro Wajib Minimum (GWM).
"Walaupun masih dibahas namun dalam waktu dekat aturan tersebut akan segera keluar," ujar Muliaman ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Jumat (17/09/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga akan terjadi kompetisi di antara industri perbankan nasional," tuturnya.
Seluruh bank nantinya wajib mempublikasikan suku bunga kredit yang diberikan kepada calon debitur sampai kepada premi risikonya. Dengan kata lain, bank akan mengumumkan tingkat bunga kredit melalui website, koran, dan di seluruh cabang dari bank.
Muliaman mengharapkan dengan adanya aturan tersebut, bank akan lebih transparan kepada publik mengenai komponen struktur penyusun bunga kredit. "Biaya dana berapa, overhead berapa, nanti biaya-biaya lain berapa, menyusun komponen suku bunga dasar," tukasnya.
(dru/dnl)











































