Hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution saat ditemui di Hotel Shangrilla, Jakarta, Rabu (29/9/2010).
"Itu apa namanya, cuma coba-coba saja. Gak usah terlalu khawatir (kenaikan suku bunga kredit), karena dia akan digiring oleh pasar kembali. Bunga tidak naik. Jika ada satu dua bank menaikkan, biasanya bank-bank swasta yang menaikkan beberapa basis poin. Sedangkan bank persero dan bank asing tidak menaikkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak," tegasnya saat ditanya apakah akan ada tindakan spesial untuk mengatasi hal itu.
Darmin mengungkapkan, pertumbuhan kredit sudah mulai naik lagi, namun dana pihak ketiga (DPK) memang mengalami kenaikan lebih cepat.
"Sekarang naik lagi kreditnya. Kalau mulai naik lagi, tapi kredit yang realisasi data terakhir nanti juga akan diputuskan di RDG kita kemarin. Terlihat naik, sudah mulai naik lagi, DPK-nya memang naik lebih cepat," jelasnya.
Darmin menyatakan hal ini tidak memengaruhi likuiditas karena BI telah mengeluarkan aturan kenaikan Giro Wajib Minimun (GWM).
"Nggak ada masalah. Itu kan kita sudah keluarkan GWM nanti, efektifnya akan nanti," imbuhnya.
(nia/qom)











































