Rencana Kenaikan Bunga Kredit Disesalkan

Rencana Kenaikan Bunga Kredit Disesalkan

- detikFinance
Rabu, 29 Sep 2010 18:02 WIB
Rencana Kenaikan Bunga Kredit Disesalkan
Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar ikut berkomentar soal rencana kenaikan bunga kredit beberapa bank. Ia menyayangkan rencana tersebut, karena kenaikan suku bunga kredit akan semakin membebani para pelaku usaha.

"Kalau memang betul sayang sekali, kita dalam proses pemulihan ekonomi, tidak akan semakin mudah. Perkembangan yang terjadi di AS dan Eropa bulan-bulan ini dan tahun depan masih berat. Perlu dukungan yang menyeluruh untuk sistem produksi, termasuk pembiayaan perbankan," tegas Mahendra saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (29/9/2010).

Bahkan beban pengusaha, terutama dari eksportir kini masih bertambah seiring penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Disisi lain pelaku ekspor tersebut harus membayar bunga kredit untuk kepentingan ekspor, bahkan ini pun semakin tidak menguntungkan ditengah persaingan dunia yang semakin kompetitif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengimbau agar masyarakat tidak mengkhawatirkan adanya rencana kenaikan suku bunga kredit oleh beberapa bank swasta karena kenaikannya masih relatif kecil.

"Itu apa namanya, cuma coba-coba saja. Nggak usah terlalu khawatir (kenaikan suku bunga kredit), karena dia akan digiring oleh pasar kembali. Bunga tidak naik. Jika ada satu dua bank menaikkan, biasanya bank-bank swasta yang menaikkan beberapa basis poin. Sedangkan bank persero dan bank asing tidak menaikkan," ujarnya.

(hen/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads