Demikian disampaikan oleh Gubernur BI Darmin Nasution dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (5/10/2010).
"Transaksi modal dan finansial masih mencatat surplus cukup besar sejalan dengan tingginya aliran modal masuk yang mendorong penguatan nilai tukar rupiah. Secara keseluruhan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan III-2010 masih mencatat surplus cukup besar sehingga cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi US$ 86,5 miliar atau setara dengan 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah pada akhir September 2010," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan ekspor terutama didorong oleh kuatnya permintaan dari China dan India serta meningkatnya harga komoditas internasional. Sejalan dengan kuatnya konsumsi dan ekspor, investasi mulai meningkat sebagaimana tercermin pada peningkatan impor mesin, bahan baku dan meningkatnya kredit modal kerja.
(dnl/ang)











































