Demikian diungkapkan oleh Kepala LPS Firdaus Djaelani ketika ditemui di sela acara diskusi mengenai pengawasan bank di Hotel Nikko, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (06/10/2010).
"Yang datang untuk menanyakan mengenai Bank Mutiara lebih banyak dari luar sedangkan investor lokal juga ada tetapi sedikit hanya beberapa saja," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Firdaus masih enggan menyebutkan nama pihak-pihak yang telah menanyakan informasi Bank Mutiara kepada LPS. Ia menilai, penyebutan nama tersebut baru akan dilakukan setelah dicapai kesepakatan.
"Nanti saja jika sudah berminat. Di antaranya sih dari Timur Tengah untuk investor asing," tambahnya.
Firdaus juga mengatakan, tidak ada permasalahan mendasar yang membuat investor ragu atau mengurungkan niatnya membeli Bank Mutiara. Karena menurutnya Bank Mutiara masih tergolong menarik para investor.
"Bukan kurang menarik, kita masih punya waktu untuk membesarkan. Nanti setelah 3 tahun kita yang akan giat mencari investornya," tukasnya.
(dru/dnl)











































