Hal ini disampaikan langsung oleh Wapres Boediono kepada PM China Wen Jiabao di Beijing, China, Selasa (19/10/2010).
"Kami telah sampaikan permohonan kepada Bank Mandiri untuk buka cabang di RRT dan itu sudah dalam proses," ujar Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah memberikan izin pembukaan 2 bank China diantaranya Bank of China. Kami mohon perhatian apakah permohonan ini bisa diperhatikan, dan beliau tanggapi dengan positif. Beliau ingin melihat follow up-nya," jelas Boediono.
Dalam pertemuan itu, Boediono juga membicarakan mengenai percepatan operasionalisasi bilateral swap antara kedua negara. Jadi perdagangan RI-China bisa langsung dengan menggunakan mata uang yuan dan rupiah, tidak perlu melalui dolar AS.
"Kalau sekarang ada ekspor impor, penyelesaiannya dari segi finansial itu rupiah tukar dolar lalu ke yuan, jadi tidak langsung. Di mana-mana juga dolar dulu, kebanyakan demikian. dengan adatnya bilateral swap antara rupiah dengan yuan diharapkan bisa langsung, jadi bisa lebih cepat," tukas Boediono.
(dnl/qom)











































