BNI Luncurkan KPR Rumah Subsidi Berbunga 9,9%

BNI Luncurkan KPR Rumah Subsidi Berbunga 9,9%

- detikFinance
Senin, 25 Okt 2010 12:15 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyiapkan fasilitas kredit rumah berbunga murah melalui skema penempatan dana murah (fasilitas likuiditas/FL). Melalui fasilitas ini perbankan khususnya BNI dapat menurunkan biaya dana (cost of fund) untuk menekan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR).

Fasilitas kredit rumah murah ini merupakan bagian kerjasama dengan Kementerian Negara Permahan Rakyat (Kemenpera) bersama BNI untuk menyalurkan pembiayaan rumah bersubsidi atau KPR bersubsidi. Sebelumnya Kemenpera juga telah menandatangani kerjasama serupa dengan Bank BTN.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo dengan Deputi Menpera Bidang Pembiayaan Tito Murbiantoro yang disaksikan oleh Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, di kantor Kemenpera, Jakarta, Senin (25/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk bunganya hampir sama seperti BTN 9,9% (maksimal)," kata Dirut Bank BNI Gatot M. Suwondo.

BNI berkomitmen mengucurkan kredit Rp 400 miliar per tahun mulai 2011 untuk pembiayaan kredit rumah sederhana tapak sebanyak 5.000 unit dan untuk apartemen sederhana sebanyak 500 unit. Di mana rasio pembiayaannya 40% dari Kemenpera dan 60% BNI.

"Untuk fasilitas likuiditas ini kami komit Rp 400 miliar per tahun," katanya.

Dikatakannya program fasilitas likuiditas ini membuat bunga KPR semakin murah. Menurutnya sebelum krisis lalu bunga KPR sebesar 16-17% sudah sangat lazim.

"Dengan keikutsertaan bank lain, saya berharap fasilitas likuiditas ini semakin meluas pelayanannya. Ini langkah kita bersama untuk dalam memerangi suku bunga tinggi," kata Menpera Suharso Monoarfa.

Sebelumnya melalui kerjasama dengan Kementerian Perumahan Rakyat, BNI juga  telah menyalurkan KPR subsidi sebanyak 4.590 unit dengan nilai penyaluran KPR BNI Griya sebesar Rp 154,47 miliar.

Selain dengan Kementerian Perumahan Rakyat, BNI juga bekerjasama dengan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapetarum) untuk penyaluran KPR subsidi bagi pegawai negeri sipil, dan dengan PT Jamsostek untuk penyaluran KPR subsidi kepada tenaga kerja.

Dengan Bapetarum, KPR BNI Griya subsidi yang telah disalurkan hingga akhir 2009 sebanyak Rp 26,07 miliar untuk 858 unit rumah.

Sedangkan bersama PT Jamsostek, KPR BNI Griya subsidi yang telah disalurkan hingga akhir September 2010 sebanyak Rp 4,73 miliar untuk 181 unit rumah. Hingga akhir September 2010, total penyaluran KPR BNI Griya mencapai Rp 10,8 triliun.

(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads