Menkeu Ingin Dana Bencana Dikelola Perusahaan Kelas Dunia

Menkeu Ingin Dana Bencana Dikelola Perusahaan Kelas Dunia

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Sabtu, 30 Okt 2010 13:34 WIB
Jakarta - Pemerintah menginginkan pengelolaan dana bencana yang rencananya diikutkan dalam program asuransi, harus dikelola oleh perusahaan kelas dunia. Ini penting agar pengelolaan bisa terprogram dengan baik, apalagi saat klaim bencana lama yang akhir-akhir ini sering terjadi.

"Untuk melakukan reasuransi tidak bisa perusahaan yang tanggung-tanggung. Harus bentul-betul perusahaan kelas dunia dan harus perusahaan baik. Kita akan pelajari," ungkap Menteri Keuangan Agus Martowardojo usai memperingati Hari Keuangan ke-64 di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (30/10/2010).

Pihaknya pun masih menantikan laporan dari Bapepam-LK, yang diserahi tugas melakukan kajian bersama pihak terkait, utamanya konsorsium perusahaan asuransi bencana, PT Asuransi Maipark.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dengan Maipark, pemerintah pun terus berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG guna merealisasikan asuransi bencana. "Kita mengajak BNPB dan BMKG karena mereka yang tahu postur dari bumi di dalam Indonesia, termasuk patahan-patahannya," tambahnya.

Dan saat ditanyakan apakah BUMN asuransi bisa berpartisipasi dalam  pola asuransi bencana ini, Agus tidak menjawab secara tegas. "Tentu kita akan mengajak asosiasi  asuransi risiko untuk diskusi. Semua mesti dikaji, jadi kita lakukan itu," kata Agus.

Seperti diketahui, kalangan asuransi sebelumnya juga sudah menyatakan agar pemerintah bersedia kerja sama dengan pihak asuransi dalam hal penanggulangan bencana alam. Menurut Presiden Direktur PT Asuransi Maipark, Frans Sahusilawale, anggaran bencana alam dari APBN belum dapat memenuhi tanggungan akibat bencana alam gempa bumi jika tidak ada kerjasama dengan perusahaan asuransi konsorsium.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads