Pemerintah Pilih Asuransi Asing Untuk Tangani Bencana

Pemerintah Pilih Asuransi Asing Untuk Tangani Bencana

- detikFinance
Senin, 01 Nov 2010 16:40 WIB
Jakarta - Klaim bencana alam yang sangat besar ternyata menjadi faktor pertimbangan pemerintah untuk memilih perusahaan asuransi bencana alam dari asing untuk penanganan kerugian bencana alam.

Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menilai perusahaan asuransi lokal tidak akan dapat menanggung beban yang cukup besar jika terjadi bencana alam di Indonesia.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Senin (01/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perusahaan asuransi di Indonesia banyak yang bagus, beberapa sudah bermodal di atas Rp 100 miliar. Walau begitu risiko bencana alam memang sangat besar," ujar Isa.

Menurutnya, risiko yang besar tersebut tidak akan dapat ditanggung secara sendiri-sendiri oleh perusahaan asuransi di Indonesia. "Mereka harus bekerja sama satu dengan yang lain dan membagi risiko bencana alam tersebut dengan perusahaan asuransi atau reasuransi luar negeri," papar Isa.

Lebih lanjut Isa menjelaskan, dengan adanya perusahaan asing maka akan menambah kapasitas tanggungan bencana alam. "Selain itu mereasuransikan keluar negeri juga perlu untuk menyebar risiko," kata Isa.

Sebelumnya Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan jika Indonesia menginginkan pengelolaan dana bencana yang rencananya diikutkan dalam program asuransi, harus dikelola oleh perusahaan kelas dunia.

Ia menjelaskan hal ini sangat penting agar pengelolaan bisa terprogram dengan baik, apalagi saat klaim bencana lama yang akhir-akhir ini sering terjadi.

"Untuk melakukan reasuransi tidak bisa perusahaan yang tanggung-tanggung. Harus bentul-betul perusahaan kelas dunia dan harus perusahaan baik. Kita akan pelajari," ungkap Agus pekan lalu.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads