BI: Cadangan Devisa RI Bisa Tembus US$ 100 Miliar

BI: Cadangan Devisa RI Bisa Tembus US$ 100 Miliar

- detikFinance
Jumat, 05 Nov 2010 15:10 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan cadangan devisa Indonesia di akhir tahun akan menembus level US$ 100 miliar. Hal tersebut dinilai masih cukup besar untuk menalangi biaya impor dan pembayaran utang luar negeri di awal tahun 2011.

Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, Perry Warjiyo ketika ditemui di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (05/10/2010).

"Proyeksinya bisa saja tembus sampai US$ 100 miliar di akhir 2010. Dan bisa menutupi impor dan biaya utang luar negeri ," ujar Perry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, untuk menghitung kapasitas cadangan devisa ke depan harus menyeimbangkan dan memperhitungkan antara biaya kerugian yang bisa timbul jika terjadi pembalikan dana.

"Kalau terjadi krisis maka bisa ditalangi dengan biaya tadi. Kita terus menghitung juga risiko yang bisa timbul ke depan. Kalau terjadi seperti Yunani misalnya kemarin, nilai tukar kita tembus Rp 11.000/US$ dan seperti tahun 1997/98 di mana nilai tukarnya kita Rp 13.000/US$, maka itu kerugian yang harus ditanggung kalau kita tidak punya cadangan devisa yang kuat," papar Perry.

Ia menambahkan, akumulasi cadangan devisa tergantung dari level cadangan devisa masing-masing negara. Khusus Indonesia, lanjut Perry lebih banyak untuk self insurance dulu.

"Kita menumpuk dahulu untuk jaga-jaga bila terjadi sudden reversal hingga kemudian penanaman memang lebih banyak di cadangan devisa yang sewaktu-waktu bisa digunakan dan juga bila terjadi sesuatu tidak menimbulkan kerugian yang besar," tuturnya.

Seperti diketahui cadangan devisa Indonesia per akhir Oktober 2010 sudah tembus ke level US$ 91,8 miliar. Hal tersebut didorong oleh aliran modal masuk yang cukup deras.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads