Demikian disampaikan oleh Direktur Kredit, BPR, serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bank Indonesia (BI) Edy Setiadi di sela acara Munas VIII Perbarindo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Senin (08/11/2010).
"Bisa saja memang (Bank Mutiara) menjadi Apex Bank dan memang kita mendorong karena banyak keuntungannya. Sebenarnya kita sudah mendapatkan laporan dan sekarang sedang dalam tahapan penjajakan," ujar Edy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu koordinasi mengenai sistem pembayarannya bisa lebih mudah. Dapat melakukan transfer antara sesama BPR yang satu induk bahkan mengembangkan jaringan ATM," katanya.
Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI S Budi Rochadi sangat mendukung dan meminta segera kepada Bank Mutiara untuk menyelesaikan penjajakan.
"Saya sangat mendukung Apex Bank khususnya kepada Bank Mutiara. Diharapkan ke depan Bank Mutiara bisa mendekatkan diri ke lingkungan BPR," tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mutiara Maryono mengatakan Awal Oktober 2010, Bank Mutiara telah melakukan kesepakatan dengan DPD Perbarindo Jawa Tengah, berupa fasilitas kredit modal dalam bentuk linkage program kepada BPR yang menjadi anggota Perbarindo Jawa Tengah.
Pada bulan yang sama, manajemen Bank Mutiara juga telah melakukan kesepakatan dengan PDAM Tirta Mertha Kabupaten Badung, Bali, dengan mengucurkan kredit Kerja Sama-Serbaguna Tanpa Agunan (KKS-STA) kepada anggota Koperasi PDAM tersebut.
"Kerjasama dengan DPD Perbarindo Jawa Tengah merupakan pilot project kami untuk melakukan kerjasama serupa dengan BPR daerah lainnya. Kerjasama ini, merupakan awal dari rencana kami untuk menjadikan Bank Mutiara sebagai Bank Apex," kata Maryono.
(dru/dnl)











































