Demikian pengumuman dari Direktorat Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip, Jumat (12/11/2010).
"Pemerintah memutuskan untuk kembali menerbitkan Samurai Bond dengan pertimbangan antara lain untuk memperluas basis investor SUN di pasar modal Jepang dalam upaya mengurangi ketergantungan pada jenis investor tertentu dan mengoptimalkan pasar modal Jepang sebagai sumber pembiayaan dengan biaya yang relatif rendah," jelas pengumuman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah mengatakan penerbitan Samurai Bond ini memperoleh respon yang besar dari investor Jepang sehingga terjadi kelebihan permintaan. Joint lead arrangers dalam transaksi ini adalah Nomura Securities Co., Ltd. dan Daiwa Securities Capital Markets Co., Ltd.
Berdasarkan jenis investor, Samurai Bond ini dialokasikan antara lain ke bank sebesar 77,2%, asuransi sebesar 20,3%, management aset sebesar 0,3% dan lain-lain sebesar 2,2%.
(dnl/qom)










































