Indofood Gandeng Bank Mandiri Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Indofood Gandeng Bank Mandiri Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 23 Nov 2010 12:41 WIB
Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melalui Divisi tepung Bogasari bekerja sama dengan PT Bank Mandiri Tbk menerbitkan kartu kredit bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan. Kartu kredit ini berfungsi sebagai pembiayaan produktif, sehingga usaha mitra binaan Bogasari bisa lebih maju.

Demikian disampaikan Direktur Indofood, Franciscus Welirang dalam konfrensi pers Bogasari Expo 2010, dengan tema 'Tumbuh Bersma Bogasari' di Plasa Aldiron, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selasa (23/11/2010).

Peluncuran secara resmi kartu kredit diselenggarakan pada hari Kamis (25/11/2010) besok. Para UKM Indofood nantinya selain mendapatkan kartu mitra Bogasari, juga kartu kredit produktif ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kartu kredit ini nantinya tidak bisa untuk belanja. Tapi kalau untuk beli panci, bisa," paparnya. Ia menambahkan, sama halnya seperti kartu kredit yang selama ini ada, bagi para pemegang kartu ada credit limit per bulannya.

Dalam perayaan Bogasari Expo tahun ini, perseroan menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 30 ribu orang. Dimana pengunjung dapat menikmati santapan kuliner selama empat hari penuh, mulai tanggal 25-28 November 2010.

Terdapat 64 tenda UKM mitra binaan Bogasari yang turut serta. Selain itu, juga ada 10 tenda Indofood Grup dan 32 tenda dari pihak sponsor, diantaranya supplier mesin, perbankan, baking tools dan lain-lain. Kuliner yang disajikan seputar mie, kue, aneka jajanan pasar, pastry dan banyak lainnya.

"Kehadiran UKM tidak hanyar menjajakan makanan tapi menjadi contoh nyata sektor wirausaha potensial. Bahkan beberapa sudah menjalankan sistem waralaba," katanya.

Dengan pertemuan seluruh stake holder UKM, diharapkan terjadi transaksi bisnis, baik antar UKM, UKM dengan perbankan atau supplier tools, atau dengan pengunjung. Tentunya ini akan meningkatkan pertumbuhan sektoe UKM di Indonesia.

"Kita ingin melihat pertumbuhan usaha UKM, khusus dalam rangka penganekaragaman produk terigu. Ini ajang promosi, edukasi, kreasi, secara bersama-sama. Tahun ini ada kelas boga kitchen, praktek kreasi dan bisnis," papar Fransiskus.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads