Demikian disampaikan Direktur Utama BBRI Sofyan Basyir, di kantornya Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Rabu (24/11/2010).
"Kita sedang ada dua bank lagi tahun depan, di luar Bukopin," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu yang dikabarkan, tapi mereka belum menyampaikan kepada kami. Prinsipnya mereka yang punya kekuasaan, jadi terserah mereka saja," paparnya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar memang pernah menyatakan bahwa BRI batal mengakusisi Bank Bukopin. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Utama Bukopin Glen Glenardi. Menurut Glen, BRI bukan mitra yang sejalan untuk mendukung rencana bisnis Bukopin.
Dana akuisisi masih bersumber dari internal kas perseroan. Perseroan masih memiliki cukup dana untuk pertumbuhan an organik, karena baru terpakai Rp 330 miliar untuk akuisisi AGRO, dari total yang disiapkan.
Usai memiliki beberapa anak usaha perbankan, BRI juga siap melakukan merger karena terbentur aturan single presence policy (SPP) yang mengharuskan kepemilikan tunggal sebuah bank.
(wep/ang)











































