Ajak BI dan Menkeu Rapat di Hotel, DPR Ingin Suasana Baru

Ajak BI dan Menkeu Rapat di Hotel, DPR Ingin Suasana Baru

- detikFinance
Kamis, 02 Des 2010 12:35 WIB
Jakarta - Panja RUU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DPR mengundang Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapapem LK) rapat di Hotel karena ingin mencari suasana baru.

Demikian disampaikan oleh Anggota Panja RUU OJK Achsanul Qasasi ketika ditemui di Hotel Aryadutha, Jakarta, Kamis (2/12/2010).

"Ya ingin cari suasana baru saja," ujarnya, Kamis (2/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat yang dilakukan DPR RI bersama dengan pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan Agus Martowardojo serta Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany, dan BI. Namun, pada hari ini, rapat tersebut tidak dihadiri pejabat BI. Hanya para pegawai BI yang sharing mengenai kejelasan nasib mereka jika OJK dipastikan terbentuk.

Semalam, Gubernur BI Darmin Nasution yang diundang oleh Tim Pansus OJK justru tidak dapat menghadiri rapat yang diadakan di Hotel Aryaduta tersebut.

"Disampaikan bahwa Darmin tidak hadir malam ini di Aryaduta untuk rapat dengan DPR. Yang hadir adalah Deputi Gubernur BI Budi Rochadi memenuhi undangan tersebut," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Difi Ahmad Johansyah kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (01/11/2010).

Difi mengatakan, dalam rapat tersebut hadir juga pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany.

"Hadir juga Fuad Rahmany dan timnya," jelas Difi.

Lebih jauh Difi juga menjelaskan, BI diminta hadir untuk memberikan penjelasan soal makro dan mikro prudential dalam kaitan dengan RUU OJK.

Sebelumnya, Ketua Pansus OJK Nusron Wahid mengatakan malam ini sejak pukul 20.00 WIB, Tim Pansus akan mengadakan rapat pembahasan OJK bersama Gubernur BI.

"Kita mengadakan rapat Pansus OJK di Hotel Aryaduta karena ini sifatnya konsinyering," ujar Nusron.

Menurut Nusron, Tim Pansus akan menginap di Hotel Aryaduta dari Rabu 1 Desember 2010 sampai Jumat 3 Desember 2010.

"Kita ini konsinyering dan maraton makanya menginap. Rapat kali ini untuk mencari informasi tambahan saja," ungkap Nusron.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads