Bank Syariah Bukopin Minta Tambahan Modal Rp 100 Miliar

Bank Syariah Bukopin Minta Tambahan Modal Rp 100 Miliar

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Kamis, 09 Des 2010 18:38 WIB
Jakarta - PT Bank Syariah Bukopin berharap ada penambahan modal Rp 100 miliar dari pemegang saham guna meningkatkan kredit perseroan di tahun depan. Setelah sempat tertundan hingga November 2010, diharapkan dana segar ini bisa cair pada awal tahun depan.

Hal ini disampaikanΒ  Direktur Utama Bank Syariah Bukopin Riyanto dalam perayaan 2 tahun perusahaan di Jalan Salemba Raya, Jakarta, Kamis (9/12/2010).

"Adanya modal tambahan agak mundur jadi awal 2011. Jumlahnya Rp 100 miliar," ungkap Riyanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, tujuan utama penambahan modal tersebut bukan untuk meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) perseroan. Melainkan sebagai pendanaan dalam rangka ekspansi kredit BSB, yang masih didominasi oleh sektor UMKM. Namun dengan masuknya modal baru, maka CAR perseroan akan naik ke level 16%.

"CAR kami sudah baik. Tapi dengan modal ini, akan jadi 16%. Ini lebih untuk pendanaana pembiayaan BSB," paparnya.

Ia menambahkan, tren masuknya modal asing ke beberapa perbankan syariah tidak menjadikan BSB mengikutinya. Perseroan lebih mengutamakan modal dari pemegang saham yang ada.

"'Kita juga banyak (penawaran modal). Namun kebijakan pemegang saham belum dari luar. Lebih dari existing share holder. Karena ini strategi pengembangan stake holder. Dana asing memang memiliki aspek ganda. Satu sisi ini memiliki risiko yang tinggi karena sangat likuid, gampang masuk dan keluar," jelasnya.

Tantangan industri perbankan ke depan adalah, bagaimana menghadirkan ragam produk yang tidak hanya setara dengan perbankan konvensional. Namun, bisa melebihi itu dengan produk khusus syariah.

"Keragaman perlu yang lebih syariah. Juga ada masalah pricing. Kita lebih deliver dengan tingkat efisiensi yang lebih baik," pungkas Riyanto.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads