Pegawai UBS Dilarang Pakai Lingerie Warna Ngejreng

Pegawai UBS Dilarang Pakai Lingerie Warna Ngejreng

- detikFinance
Kamis, 16 Des 2010 08:31 WIB
Pegawai UBS Dilarang Pakai Lingerie Warna Ngejreng
Zurich - Reputasi bagi sebuah bank sangat penting, apalagi dalam masa pemulihan setelah krisis global. Raksasa perbankan dari Swiss, UBS pun kini tengah membangun lagi reputasi banknya agar kembali bisa tumbuh seperti era sebelum krisis.

Pembangunan reputasi itu termasuk membidik soal penampilan karyawannya. Demi membangun image, UBS mengeluarkan peraturan soal pakaian para pegawainya. Mereka harus mengenakan baju yang matching dan dilarangan memakai lingerie atau pakaian dalam yang warna-warni. UBS mewajibkan para pegawai wantanya mengenakan lingerie warna kulit.

"Para pegawai wanita tidak boleh mengenakan pakaian dalam yang menabrak warna baju. Mereka harus mengenakan pakaian dalam yang berwarna kulit di bawah rok berwarna putih," demikian aturan yang dikeluarkan UBS dan dikutip dari AFP, Kamis (16/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dokumen aturan setebal 40 halaman itu juga diatur mengenai ukuran dan bentuk rok serta kaos kaki yang boleh dikenakan. Pegawai wanita UBS juga tidak boleh mengenai perhiasan yang menyolok dan rok yang terlalu ketat. UBS juga meminta karyawannya untuk mengenakan kuku palsu yang penuh warna-warni. Para pegawai UBS juga tidak boleh mengecat warna rambutnya terlalu kentara.

Sementara pegawai laki-laki harus mengenakan jas berkancing 2 dan celana yang membuat penampilan mereka seperti mengenakan setelan profesional yang klasik. Pegawai pria tidak boleh mengenakan dasi yang tidak matching dengan bentuk muka, kaos kaki ataupun motif kartun.

"Reputasi UBS merupakan aset paling berharga kita. Mengadopsi perilaku tanpa cela berimplikasi pada presentasi yang tanpa cela pula," demikian pernyataan dari UBS< yang kini sedang membangun reputasinya kembali setelah menderita kerugian cukup besar akibat krisis itu.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads