Pembangunan reputasi itu termasuk membidik soal penampilan karyawannya. Demi membangun image, UBS mengeluarkan peraturan soal pakaian para pegawainya. Mereka harus mengenakan baju yang matching dan dilarangan memakai lingerie atau pakaian dalam yang warna-warni. UBS mewajibkan para pegawai wantanya mengenakan lingerie warna kulit.
"Para pegawai wanita tidak boleh mengenakan pakaian dalam yang menabrak warna baju. Mereka harus mengenakan pakaian dalam yang berwarna kulit di bawah rok berwarna putih," demikian aturan yang dikeluarkan UBS dan dikutip dari AFP, Kamis (16/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pegawai laki-laki harus mengenakan jas berkancing 2 dan celana yang membuat penampilan mereka seperti mengenakan setelan profesional yang klasik. Pegawai pria tidak boleh mengenakan dasi yang tidak matching dengan bentuk muka, kaos kaki ataupun motif kartun.
"Reputasi UBS merupakan aset paling berharga kita. Mengadopsi perilaku tanpa cela berimplikasi pada presentasi yang tanpa cela pula," demikian pernyataan dari UBS< yang kini sedang membangun reputasinya kembali setelah menderita kerugian cukup besar akibat krisis itu.
(qom/qom)











































