Demikian disampaikan manajemen ASJT dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (23/12/2010).
Manajemen menyatakan, target pendapatan premi bruto perseroan di tahun 2010 mencapai Rp 224,692 miliar, atau meningkat 37% dibandingkan raihan tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp 179,15 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan asuransi pun dipatok Rp 73,886 miliar, tumbuh 29% dari tahun ini Rp 57,433 miliar. Target hasil investasi pun diprediksi akan meningkat 20% dari Rp 5,044 miliar menjadi Rp 6,077 miliar.
Demi mewujudkan target pertumbuhan premi ataupun laba bersih, perseroan akan menyempurnakan kebijakan keuangan agar pengelolaan pendanaan dan pembiayaan dapat dilaksanakan efektif dan efesien. Ini sesuai dengan perkembangan ASJT dalam menjaga likuiditas dan solvabilitas.
"Program kerja di tahun 2011 juga meningkatkan penanganan piutang premi dan reasuransi agar lebih optimal," paparnya.
Hingga akhir tahun 2010, perseroan memprediksi pendapatan premi perseroan mencapai Rp 179,15 miliar, atau naik 19% dari tahun sebelumnya, Rp 150,507 miliar. Laba bersih juga sampai 31 Desember 2010, akan tumbuh 30% dari tahun lalu menjadi Rp 12 miliar.
(wep/ang)











































