Aset LPS Bertambah Rp 2 Triliun dalam 5 Bulan

Aset LPS Bertambah Rp 2 Triliun dalam 5 Bulan

- detikFinance
Kamis, 23 Des 2010 15:29 WIB
Jakarta - Aset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sudah tembus Rp 22 triliun hingga awal Desember 2010. LPS memproyeksikan aset lembaga penjamin dana nasabah tersebut di 2011 akan mencapai Rp 27 triliun jika tidak ada bank umum yang dilikuidasi.

Demikian diungkapkan oleh Kepala LPS Firdaus Djaelani ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (23/12/2010).

"Aset kita sudah sampai Rp 22 triliun di Desember 2010. Meningkat Rp 2 triliun dari semester I-2010 kemarin. Nah kita ekspektasikan di 2011 bisa mencapai Rp 27 triliun dengan syarat kondisi seperti sekarang tidak ada bank umum yang ditutup," ujar Firdaus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengungkapkan, selama tahun 2010 LPS telah menutup 30 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan satu Bank Umum yakni PT Bank IFI. Dana yang dikeluarkan untuk menjamin nasabah lanjut Firdaus mencapai Rp 600 miliar. Dari 30 BPR tersebut, penjaminan yang paling besar itu diberikan kepada nasabah PT Bank BPR Tripanca.

"Dananya hampir mencapai Rp 360 miliar untuk menangani penjaminan terhadap nasabahnya," jelasnya.

Dana penjaminan lain yang dibayar adalah untuk Bank IFI yang mencapai Rp 130 miliar. Khusus untuk Bank IFI, kata Firdaus, saat ini masih dilakukan mitigasi lanjutan yakni sedang dalam proses untuk melelang seluruh asetnya.

"Kemarin baru setengahnya dilelang, kan kita mempunyai waktu untuk mitigasi itu selama 2 tahun dimana dilakukan verifikasi dan rekonsiliasi dana nasabah hingga pelelangan aset," terangnya.

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads