Demikian diungkapkan oleh Kepala LPS Firdaus Djaelani ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (23/12/2010).
"Aset kita sudah sampai Rp 22 triliun di Desember 2010. Meningkat Rp 2 triliun dari semester I-2010 kemarin. Nah kita ekspektasikan di 2011 bisa mencapai Rp 27 triliun dengan syarat kondisi seperti sekarang tidak ada bank umum yang ditutup," ujar Firdaus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dananya hampir mencapai Rp 360 miliar untuk menangani penjaminan terhadap nasabahnya," jelasnya.
Dana penjaminan lain yang dibayar adalah untuk Bank IFI yang mencapai Rp 130 miliar. Khusus untuk Bank IFI, kata Firdaus, saat ini masih dilakukan mitigasi lanjutan yakni sedang dalam proses untuk melelang seluruh asetnya.
"Kemarin baru setengahnya dilelang, kan kita mempunyai waktu untuk mitigasi itu selama 2 tahun dimana dilakukan verifikasi dan rekonsiliasi dana nasabah hingga pelelangan aset," terangnya.
(dru/qom)











































