Keempat bank tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Nasional Indonesia Tbk (BBNI) serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Dari total nilai pinjaman Rp 1,067 triliun, BCA mengambil porsi Rp 266,9 miliar.
Fasilitas pinjaman dilakukan untuk proyek PLN yaitu proyek pembangunan Transmisi Paket 3 (AREVA) yang termasuk dalam program Fast Track Program 10 ribu MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setijoso mengatakan, partisipasi BCA merupakan wujud penuh perseroan dalam berbagai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia.
"Proyek pembangunan Transmisi Paket 3 (AREVA) merupakan proyek yang diperuntukan bagi kepentingan negara dan rakyat banyak, kami bangga bisa mengambil bagian dalam proyek ini," jelas Setijoso.
Sebelumnya BCA juga ikut berpartisipasi pada beberapa pembiayaan proyek terkait dengan program Fast Track Program 10 ribu MW pada tahun 2008 dan 2009 dengan total partisipasi sebesar Rp 2,4 triliun.
(wep/qom)











































