Demikian diungkapkan Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Wimboh Santoso ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Selasa (28/12/2010).
"NPL Desember tahun lalu itu sebesar 3,3%, sekarang 3,0% ini untuk kredit tanpa channeling. Ini adalah level NPL yang paling rendah dalam sejarah di Indonesia," ujar Wimboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi secara terpisah, Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) Krisna Wijaya mengatakan rendahnya NPL ini dikarenakan mitigasi risiko perbankan yang terus membaik.
"Saya rasa keberhasilan mitigasi perbankan atas NPL sudah sangat baik," terangnya.
Tetapi, Krisna mengatakan hal ini akan terus stabil ketika faktor eksternal seperti krisis global tidak terjadi. Ketika faktor tersebut muncul, Krisna berpendapat tingkat NPL yang rendah seperti sekarang bisa berbeda.
"Penyebab NPL bisa berbeda ketika ada faktor eksternal seperti krisis, perubahan kebijakan, situasi politik dan keamanan yang tidak kondusif. Karena ini jelas diluar kemampuan bank," tukasnya.
(dru/qom)











































