PPATK Temukan 128 Transaksi Mencurigakan Terkait Pendanaan Teroris

PPATK Temukan 128 Transaksi Mencurigakan Terkait Pendanaan Teroris

- detikFinance
Rabu, 29 Des 2010 12:38 WIB
PPATK Temukan 128 Transaksi Mencurigakan Terkait Pendanaan Teroris
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi mencurigakan terkait pendanaan teroris sebanyak 128 transaksi hingga Desember 2010. Dari hasil analisa, sejumlah 35 transaksi telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Demikian diungkapkan oleh Kepala PPATK Yunus Husein ketika ditemui di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (29/12/2010).

"Dari sejak 2002 pas Bom Bali hingga Desember 2010 ini telah ditemukan transaksi terkait pendanaan teroris sebanyak 128 transaksi," ujar Yunus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan dari 128 transaksi tersebut 35 telah di analisa dan dilaporkan ke pihak Kepolisian. Menurut Yunus, transaksi mencurigakan tersebut ditemukan di rekening bank-bank besar.

"Jadi dari 128 tadi kita analisa semuanya dan akhirnya sebanyak 35 transaksi telah dilaporkan Kepolisian. Ini kita temukan di bank-bank besar," kata Dia.

Lebih lanjut Yunus menjelaskan, transaksi untuk pendanaan teroris ini nilainya cukup rendah. Dimana, sambung Yunus biasanya per transaksi ini nilainya dibawah Rp 5 juta.

"Nah transaksi ini ditemukan di beberapa daerah seperti Jakarta, Bali, Surabaya dan Poso," imbuh Yunus.

Lebih jauh Ia mengatakan, transaksi ini digunakan teroris yang dananya dipakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan membeli perlengkapan khusus.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads