Libur Panjang di Belanda, Bank Indover Tunda Pelunasan Utang

Libur Panjang di Belanda, Bank Indover Tunda Pelunasan Utang

- detikFinance
Rabu, 29 Des 2010 12:53 WIB
Libur Panjang di Belanda, Bank Indover Tunda Pelunasan Utang
Jakarta - Pengadilan wilayah Amsterdam, Belanda melalui kuratornya terpaksa menunda sisa pelunasan kewajiban Bank Indover setelah anak usaha Bank Indonesia (BI) ini dilikuidasi pada 1 Desember 2008. Penundaan terjadi karena panjangnya libur Natal dan Tahun Baru di negara Eropa itu.

"Pelunasan terpaksa mundur, karena masalah Natal dan liburan tahun baru," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi Mitroadmojo ketika ditemui di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (29/12/2010).

Rencananya, sisa pelunasan akan dilaksanakan di awal 2011. "Tahun depan baru dilaksanakan pembagian ke kreditur sisanya itu sekitar 70%. Rencananya di Januari 2011," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Ardhayadi sempat mengatakan, seluruh kewajiban Indover akan dibayarkan oleh kurator sampai akhir tahun 2010.

"Dan dalam satu sampai dua bulan kedepan sudah akan dibayarkan 47% sisanya di Desember 2010," tutur Ardhayadi.

Indover atau NV De Indonesische Overzeese Bank merupakan anak usaha BI dan salah satu cikal bakal bank di Tanah Air yang berkedudukan di Amsterdam. Sebelumnya, Bank Indover merupakan cabang dari De Javasche Bank yang didirikan pada 1891.

Saat krisis finansial global memuncak pada Oktober 2008, bank itu mengalami permasalahan likuiditas dan sempat gagal bayar.

Akibatnya, pengadilan Belanda  melikuidasi Indover pada 1 Desember setelah tenggat 31 Oktober 2008 bank itu tidak diselamatkan BI.Padahal, beberapa bank nasional menempatkan dana di Indover, di antaranya:

  • BRI sebesar US$ 60 juta
  • Bank Mandiri US$ 31 juta
  • BNI US$ 27 juta
  • Bank Lippo US$ 5 juta (kini merger menjadi Bank CIMB Niaga)
  • Bank Ekonomi Raharja 19.239 euro.
 

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads