"Pelunasan terpaksa mundur, karena masalah Natal dan liburan tahun baru," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi Mitroadmojo ketika ditemui di Gedung BPK, Jakarta, Rabu (29/12/2010).
Rencananya, sisa pelunasan akan dilaksanakan di awal 2011. "Tahun depan baru dilaksanakan pembagian ke kreditur sisanya itu sekitar 70%. Rencananya di Januari 2011," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dalam satu sampai dua bulan kedepan sudah akan dibayarkan 47% sisanya di Desember 2010," tutur Ardhayadi.
Indover atau NV De Indonesische Overzeese Bank merupakan anak usaha BI dan salah satu cikal bakal bank di Tanah Air yang berkedudukan di Amsterdam. Sebelumnya, Bank Indover merupakan cabang dari De Javasche Bank yang didirikan pada 1891.
Saat krisis finansial global memuncak pada Oktober 2008, bank itu mengalami permasalahan likuiditas dan sempat gagal bayar.
Akibatnya, pengadilan Belanda melikuidasi Indover pada 1 Desember setelah tenggat 31 Oktober 2008 bank itu tidak diselamatkan BI.Padahal, beberapa bank nasional menempatkan dana di Indover, di antaranya:
- BRI sebesar US$ 60 juta
- Bank Mandiri US$ 31 juta
- BNI US$ 27 juta
- Bank Lippo US$ 5 juta (kini merger menjadi Bank CIMB Niaga)
- Bank Ekonomi Raharja 19.239 euro.
(dru/qom)











































