"Cadangan devisa RI mencapai US$ 96,2 miliar per 31 Desember 2010," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono kepada detikFinance di Jakarta, Senin (3/1/2011).
Kenaikan cadangan devisa yang cukup signifikan ini menurut Hartadi memang di luar perakiraan BI. "Saya sendiri berpikir tadinya tidak akan melewati US$ 96 miliar dan ini benar (tertinggi sepanjang sejarah)," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur BI Darmin Nasution juga salah memrediksikan posisi cadangan devisa RI. Darmin memperkirakan cadangan devisa Indonesia bisa menembus US$ 95 miliar pada tutup akhir tahun 2010.
Berikut posisi cadangan devisa selama tahun 2010 :
- 31 Januari 2010 : US$ 70 miliar
- 28 Februari 2010 : US$ 69,7 miliar
- 31 Maret 2010 : US$ 71,4 miliar
- 29 April 2010: US$ 77 miliar.
- 31 Mei 2010 :US$ 74,5 miliar
- 30 Juni 2010 : US$ 76,3 miliar
- 31 Juli 2010 : US$ 78,7 miliar
- 31 Agustus 2010 : US$ 81,3 miliar
- 30 September 2010 : US$ 86,2 miliar.
- 29 Oktober 2010 : US$ 91,7 miliar.
- 30 November 2010 : US$ 92,75 miliar.
- 31 Desember 2010 : US$ 96,2 miliar.
(dru/dnl)











































