Demikian isi pengumuman yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang yang dikutip, Kamis (13/1/2011).
"Lelang surat utang negara dalam mata uang rupiah akan dilakukan pada 18 Januari 2011. Jumlah indikatif yang dilelang adalah sebear Rp 5 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2011," demikian isi pengumuman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- SPN20120119, dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 19 Januari 2012
- FR0055, dengan tingkat bunga tetap 7,375%. Jatuh tempo 15 September 2016
- FR0053, dengan tingkat bunga tetap 8,25%. Jatuh tempo 15 Juli 2021
- FR0054, dengan tingkat bunga tetap 9,5%. Jatuh tempo 15 Juli 2031











































