“Kalau misalnya ternyata demand investor ritel sudah besar-besar juga kalau misalnya per orang sampai Rp 10 miliar, mungkin saatnya kita harus membatasi, karena ternyata itu bukan investor yang kita harapkan, yang kita harapkan, adalah kalau perlu orang-orang di pasar yang punya Rp 5 juta, Sebenarnya kan itu,” kata Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pengeloaan Utang Kementerian Keuangan Dahlan Siamat di kantornya, Jumat (14/1/2011).
Dikatakannya sebaran investor sukuk ritel terbesar selama ini berada di rentang dibawah Rp 100 juta ke bawah. Selain itu produk ritel surat berharga negara (SBN) memang banyak diminati oleh masyarakat misalnya ORI muapun sukuk ritel, tak terkecuali masyarakat berbasis muslim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa penawaran sukuk ritel 003 tahun 2011 ini dimulai tanggal 7-18 Februari 2011. Selanjutkan akan lakukan penjatahan, kemudian dari order yang masuk, lalu lakukan bookbuilding.
“Kemudian kita lakukan penjatahan tanggal 21 Februari, kemudian akan dilakukan settlement, itu pada saat penerbitan tanggal 23 Februari 2011,” jelas Rahmat
Seperti diketahui pemerintah akan menerbitkan instrumen sukuk ritel 003 tahun 2011 pada 23 Februari 2011. Sukri dengan seri SR003 ini bakal memiliki imbal hasil yang bersaing dengan instrumen investasi lain. Penerbitan Sukuk Ritel seri SR003 bakal memiliki tenor 3 tahun.
Untuk penerbitan Sukri kali ini, Kementerian Keuangan telah menyiapkan underlying asset senilai Rp 10,8 triliun.
(hen/ang)











































