Dana Asing di SBN Bertambah Rp 87 Triliun Selama 2010

Updated

Dana Asing di SBN Bertambah Rp 87 Triliun Selama 2010

- detikFinance
Selasa, 18 Jan 2011 15:41 WIB
Jakarta - Kepemilikan asing atas Surat berharga Negara (SBN) naik Rp 87 triliun selama 2010. Kepemilikan SBN oleh asing tersebut cukup besar jika dibandingkan instrumen lain seperti SBI dan saham.

"Saya kira selama ini arus modal asing yang masuk SBN sangat besar, saya kira paling besar setelah SBI, dan saham. Selama 2010 kenaikannyaΒ  mencapai Rp 87 triliun, ini cukup besar," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (18/1/2011).Rahmat meralat pernyataannya sebelumnya yang mengatakan kenaikan dana asing di SBN Rp 87 triliun terjadi selama setengah bulan di Januari 2010 ini.

Menurut Rahmat, kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody's, maka kepemilikan asing di SBN akan semakin meningkat. Dampaknya, penurunan imbal hasil surat berharga Indonesia. Walaupun Rahmat akui, dalam waktu 2 hari sejak kenaikan peringkat tersebut, dirinya belum melihat dampak yang signifikan terhadap SBN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira karena kenaikannya baru kemarin saya belum lihat ada dampak yang signifikan tetapi pada dasarnya sudah ada ekspektasi bahwa Indonesia akan mendapatkan rating, itu sudah tercermin pada besarnya minat asing yang minat beli SUN," jelasnya.

Rahmat mengharapkan momen bersejarah yaitu tinggal satu peringkat lagi dari investment grade ini dapat meningkatkan Foreign Direct Investmet (FDI) jangka panjang terutama di sektor riil.

"Mudah-mudahan akan semakin mendorong dan yang saya lihat capital inflow ini di portofolio. Dengan kenaikan rating indonesia ini akan meningkatkan arus modal masuk untuk investasi jangka panjang terutama di sektor riil, saya kira mereka akan masuk dalam jumlah yang lebih besar," tambahnya. (nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads