"Kami mengikuti asuransi Bakrie dengan perjanjian setiap saat uang bisa diambil. Akhir 2008, uang tersebut beku, tidak dapat dicairkan. Sekarang sudah 23 bulan, mereka bikin restrukturasi. Janjinya, tiap 3 bulan akan dibayarkan 6,25% daripada pokok. Tapi sampai sekarang, sudah 2 kali pembayaran tidak dibayarkan," kata juru bicara pendemo, Fredy K.H di bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (20/1/2010).
Dalam aksinya puluhan pendemo menggelar berbagai spanduk yang menggambarkan unek-uneknya seperti 'Bakrie Life Jadilah Tauladan untuk Asuransi Nasional' dan 'Bakrie Life, Kembalikan Dana Kami'. Meski diguyur gerimis, mereka tetap beraksi dengan payung atau mantel hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menggelar aksi sekitar 40 menit, nasabah Bakrie Life tersebut membubarkan diri. Rencana mendemo kantor pusat Bakrie Grup di Rasuna Said diurungkan. Tidak ada pengamanan berarti dari kepolisian untuk demo ini.
(Ari/dnl)











































