Penandatanganan fasilitas kredit ini dilakukan oleh Commercial Banking Center (CBC) Manager Makassar Bambang Sadnur Cahyo, dengan Direktur Utama PT Pelayaran Tonasa Lines Wahab Candoko, serta Direktur Utama PT Prima Karya Manunggal, Andi Ilyas Manggabarani. Perjanjian juga disaksikan oleh Direktur Commercial and Business Banking Bank Mandiri, Sunarso serta Dirut Semen Tonasa, HM Sattar Taba.
Acara dilakukan di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (24/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dukungan infrastruktur yang baik akan memangkas biaya produksi dan meningkatkan akses ke pasar. Ini menjadi salah satu daya tarik yang kuat bagi para investor mengingat potensi bisnis di kawasan Timur Indonesia masih sangat besar," jelas Sunarso.
Bank Mandiri sebagai salah satu Bank BUMN mencatat sebagai lead arranger untuk kredit sindikasi senilai Rp 3,55 triliun dan digunakan untuk pembangunan proyek pabrik semen Tonasa V.
Kapasitas pabrik 2,5 juta ton per tahun. Juga ada pembangunan pembangkit listrik Tonasa dengan kapasitas 2x35 MW di Sulsel.
Sepanjang 2010, BMRI telah menyalurkan kredit Rp 1,3 triliun khususnya di sektor industri semen. Realisasi ini sama dengan periode sebelumnya.
"Industri semen merupakan salah satu industri yang potensial untuk terus berkembang seiring dengan keinginan seluruh pihak untuk mengembangkan infrastruktur," ucap Sunarso.
(wep/dnl)











































