Redenominasi Bikin Rupiah jadi Kebanggaan Bangsa Indonesia

Redenominasi Bikin Rupiah jadi Kebanggaan Bangsa Indonesia

Herdaru Purnomo - detikFinance
Selasa, 25 Jan 2011 10:11 WIB
Redenominasi Bikin Rupiah jadi Kebanggaan Bangsa Indonesia
Jakarta - Proses redenominasi alias penyederhanaan nilai rupiah dapat mengubah citra dari rupiah menjadi lebih baik. Bahkan redenominasi dapat menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

"Redenominasi itu lebih merupakan soal kenyamanan transaksi dan kebanggaan nasional," ujar Ekonom Drajad Harry Wibowo ketika dihubungi detikFinance, Selasa (25/1/2011).

Proses redenominasi rupiah, lanjut Drajad sudah pasti membuat nyaman karena digit nilai rupiah tidak terlalu banyak sehingga kalkulasinya akan lebih mudah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan merupakan kebanggaan karena mata uang dengan nol yang berderet-deret itu kesannya lemah dan sulit jadi kebanggaan nasional," tambahnya.

Drajad mencontohkan, pada kurs saat ini misalnya saja dengan Ringgit Malaysia dimana RM 1 sekitar Rp 2.900 hal ini berkesan Ringgit jauh lebih superior dari Rupiah. Mengingat panas dingin hubungan antara masyarakat kedua negara, kesan seperti ini menurut Drajad tentu tidak mengenakkan.

"Walau tidak sama persis, redenominasi itu mirip-mirip branding di dunia korporasi. Dukungan politis dari pemerintah diharapkan membuat BI lebih pede. Jika perlu BI bisa mempercepatnya," terang Drajad.

Lebih jauh Ia mengungkapkan ada 3 hal yang penting diperhatikan. Pertama, kondisi makro perlu dijaga supaya risiko inflatoir redenominasi minimal. Kedua, lanjut Drajad jangan melakukan hal ini saat rupiah dalam tren melemah karena bisa menyebabkan kepanikan.

"Ketiga atau yang terakhir harus dipersiapkan psikologi masyarakat agar tidak terjadi kekacauan dan mispersepsi," jelas Wakil Ketua Umum PAN ini.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Bank Indonesia (BI) telah mendapatkan 'lampu hijau' dari Presiden RI untuk melakukan koordiinasi dengan pemerintah mengenai rencana redenominasi. Bank sentral optimistsis pembahasan redenominasi dengan pemerintah akan selesai sebelum akhir 2011.

Seperti diketahui, bank sentral mengagendakan proses redenominasi atau penyederhanaan nilai mata uang akan berlangsung selama 10 tahun.

Adapun tahapan redenominasi yakni

  • 2011-2012 : Sosialisasi
  • 2013-2015 : Masa Transisi
  • 2016-2018 : Penarikan Mata Uang Lama
  • 2019-2022 : Penghapusan Tanda Redenominasi di Mata Uang dan Proses Redenominasi Selesai.
Β 

(dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads