Hatta: Presiden Belum Setujui Redenominasi Rupiah

Hatta: Presiden Belum Setujui Redenominasi Rupiah

- detikFinance
Selasa, 25 Jan 2011 17:30 WIB
Hatta: Presiden Belum Setujui Redenominasi Rupiah
Jakarta - Pemerintah mengeluarkan pernyataan yang berbeda dengan Bank Indonesia (BI) soal redenominasi rupiah. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, Presiden SBY belum menyetujui rencna redenominasi tersebut.

Pernyataan ini berbeda dengan BI yang menyatakan presiden telah menyetujui rencana pemotongan angka nol di rupiah tersebut.

"Rencana redenominasi, belum. Presiden seingat saya tidak mengatakan sudah setuju tapi jangan menutup diri terhadap apapun sebuah pemikiran. Tetapi pemikiran-pemikiran itu harus didiskusikan harus dibicarakan bukan berarti sudah menyetujui. Itu yang disampaikan Presiden kepada saya," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (25/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menyatakan pembicaraan terus dilakukan antara pemerintah dengan pihak BI terkait rencana tersebut. "Kita bicara dengan terus. Rutin," tegasnya.

Namun, Hatta menilai rencana redenominasi belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. "Percepatan belum sampai ke situlah," tandasnya.

Seperti diketahui, BI sempat mengungkapkan rencana redenominasi pada tahun lalu. Pihak BI mengaku sedang menggodok redenominasi atau penyederhanaan rupiah tanpa mengurangi nilainya. Misalnya adalah uang Rp 1.000.000 nantinya menjadi Rp 1.000 namun nilainya tidak berkurang.

Redenominasi ini berbeda dengan sanering yang merupakan perubahan nominal namun ada perubahan nilainya.

BI memperkirakan proses redenominasi akan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral yakni sosialisasi yang dimulai dari tahun 2011 dan tuntas pada di 2022.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads