"Peningkatan aset tersebut terutama dipicu oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK) serta pertumbuhan kredit," jelas Dirut Bank Mutiara, Maryono dalam siaran persnya, Jumat (28/1/2011).
Masalah DPK Bank Mutiara yang melonjak tajam itu sebelumnya sempat menjadi kritikan dari kalangan DPR. Para anggota DPR terheran-heran mengapa bank Mutiara bisa meraup DPK yang besar dalam kurun waktu setahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maryono menambahkan, kendati melakukan ekspansi usaha, pengucuran kredit yang dilakukan akan tetap mengedepankan asas-asas prudential banking. Hal itu tercermin dari penurunan rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) yang per akhir November 2010 berada di posisi 4,33% (nett). Posisi NPL ini jauh lebih baik dibanding akhir 2009 di level 9,55%.
Dari sisi pendapatan bunga bersih pada November 2010 sebesar Rp 132 miliar meningkat 62,76% dari akhir 2009 sebesar Rp 81,1 miliar.
"Tahun ini, manajemen Bank Mutiara berupaya meningkatkan pendapatan dari operasional, sehingga dapat meningkatkan total asetnya yang saat ini telah mencapai Rp 10,7 triliun," jelas Maryono.
Kerjasama KPR
Bank Mutiara dan PT Perdana Gapuraprima Tbk hari ini menandatangani kerjasama, dimana Bank Mutiara akan memberikan pembiayaan kredit kepemilikan rumah dan apartemen (KPR dan KPA) untuk seluruh proyek properti Gapuraprima Group yang tersebar diberbagai wilayah Indonesia, seperti di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung dan Bali.
"Kerjasama dengan Gapuraprima Grup ini merupakan momentum penting bagi kami, karena menunjukkan semakin pulihnya kepercayaan dunia usaha ke Bank Mutiara. Kami berharap dapat terus melakukan kerja sama inovatif di masa mendatang," jelas Maryono.Β
Maryono menambahkan, kredit pemilikan rumah (KPR) akan menjadi fokus kredit konsumer Bank Mutiara pada 2011 dengan target penyaluran kredit sebesar Rp 400 miliar. Lebih lanjut Maryono menjelaskan bahwa fokus bisnis Bank Mutiara dalam penyaluran kredit untuk 2011 masih tetap di segmen ritel.
Untuk mencapai target tersebut, kedepannya Bank Mutiara juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan pengembang properti besar lainnya. Saat ini Bank Mutiara tengah menjajaki rencana kerja sama tersebut.
(qom/qom)











































