Bank Syariah Bukopin Jadi Sub Agen Penjual Sukuk Ritel

Bank Syariah Bukopin Jadi Sub Agen Penjual Sukuk Ritel

- detikFinance
Selasa, 01 Feb 2011 18:21 WIB
Bank Syariah Bukopin Jadi Sub Agen Penjual Sukuk Ritel
Jakarta - PT Bank Syariah Bukopin menjadi sub agen penjual Sukuk Negara Ritel SR-003 Tahun 2011 dari agen penjual PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA Securities).

Penandatangan Pejanjian Kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama Bank Syariah Bukopin , Riyanto dengan Direktur Utama PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas ,Andri Rukminto  di Gedung Bank Syariah Bukopin Pusat, Jalan Salemba Raya 55 Jakarta Pusat, Selasa (1/2/2011).

"Investasi Sukuk Negara Ritel SR-003 ini merupakan salah satu pilihan investasi yang baik bagi para nasabah perorangan yang memiliki tujuan dalam waktu dekat (menengah), karena sifatnya mirip dengan berinvestasi melalui produk deposito," ujar Riyanto dalam siaran persnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai salah satu sub agen penjual resmi, Riyanto mengungkapkan BSB akan mendistribusikan surat obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia tersebut melalui Agen Penjual (AAA Securities) di pasar perdana (primary market) kepada masyarakat yang menginginkan produk alternatif investasi yang aman.

Direktur Bisnis BSB, Harry Harmono Busiri menambahkan seperti bentuk-bentuk instrumen investasi lainnya, Sukuk Negara Ritel SR-003 dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif investasi obligasi yang aman, karena Sukuk Negara Ritel SR-003 diterbitkan oleh pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang. Sukuk Negara Ritel SR-003 merupakan Surat utang negara berbasis syariah yang memberikan kupon setiap bulan dengan jangka waktu obligasi 3 tahun, yang diterbitkan dengan jaminan dari Negara untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Pemerintah berencana  menerbitkan instrumen sukuk ritel Sukuk Negara Ritel SR-003 yang akan ditawarkan ke masyarakat pada tanggal 7-18 Februari 2011. Sukuk ritel ini dapat dibeli oleh masyarakat individu dengan nominal minimal Rp 5 juta. Jenis akad adalah Ijaroh-Sale and Lease Back sehingga memberikan pendapatan yang pasti bagi investor.  Jadwal penjatahan 21 Februari 2011 dan akan dicatatkan di Bursa pada 24 Februari 2011.

Mengenai kinerja keuangan Bank Syariah Bukopin hingga akhir Desember 2010, Total Asset telah tercatat senilai Rp 2,199 triliun, total Dana Pihak Ketiga senilai Rp 1,622 triliun, dengan total pembiayaan senilai Rp 1,612 triliun.

(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads