Demikian diungkapkan Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Wimboh Santoso ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Minggu (6/2/2011).
"Pertumbuhan kredit year on year pada bulan Januari 2011 mencapai 24 persen. Hal ini dikarenakan ada kenaikan dari Desember 2010 karena pembagi jumlah kredit di bulan Januari 2011 lebih rendah bila dibandingkan desember 2010. jika dibandingkan pada Januari 2010 kredit perbankan tumbuh negatif," ungkap Wimboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Business plan kredit 14 bank besar adalah sekitar Rp 288 triliun atau 23,2% persen di tahun 2011. Bank-bank diluar 14 bank besar pengaruhnya tidak terlalu banyak. Kalau kita buat range di tahun 2011 rencana kredit bank berdasarkan rencana business antara 23 - 24%," kata Wimboh.
Seperti diketahui, kredit di bulan Januari 2010 tumbuh negatif, meskipun secara tahunan masih mencatat pertumbuhan yang positif. Sedangkan pertumbuhan kredit hingga 31 Desember 2010 mencapai 22,8% year on year. Pertumbuhan kredit pada 2010 lebih banyak berasal dari kredit UMKM.
(dru/dru)











































