"Aset kita itu ada Rp 25 triliun. 24,9 triliun untuk SUN sama SBI karena aset kita kecil kok. Aset kita kan cuma Rp 100 miliar. Itu buat beli lantai itu saja. Yang lain nggak ada. Pegawai kita kan nggak banyak," ujar Kapala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (7/2/2011).
Menurut Firdaus, LPS mengalami kenaikan aset yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan modal awal yang diberikan pemerintah pada awal pembentukan LPS. Firdaus menyatakan kenaikan asset tersebut karena adanya pembayaran premi dari bank-bank sehingga hampir Rp 21 triliun aset LPS berasal dari pembayaran premi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firdaus menyatakan aset tersebut akan digunakan untuk menjaga pasar perbankan sehingga bisa menjaga stabilitas perbankan.
"Kita gunakan ketika mendapat tugas menjaga pasar perbankan kita," tandasnya.
(nia/dnl)











































