Miranda: 12 Tahun di BI, Menaikkan Suku Bunga Rasanya Sesak Nafas

Miranda: 12 Tahun di BI, Menaikkan Suku Bunga Rasanya Sesak Nafas

- detikFinance
Selasa, 08 Feb 2011 11:20 WIB
Miranda: 12 Tahun di BI, Menaikkan Suku Bunga Rasanya Sesak Nafas
Jakarta - Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate 25 bps menjadi 6,75% memang bukan keputusan yang mudah. Namun hal ini harus dilakukan guna menahan laju inflasi yang diperkirakan bakal terus melonjak.

Mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom mengatakan, kenaikan BI Rate yang dilakukan BI memberikan sinyal penting kepada perekonomian dalam negeri.

"Anda lihat begitu BI Rate dinaikkan itu membuat masyarakat bukan hanya di Indonesia tapi di dunia yakin bahwa Indonesia is in good. Pasar modal kan rebound lagi, betul nggak? Jadi kita harus melihat dari skala yang besar. Selalu pembangunan itu ada biayanya, ada cost-nya," ujar Miranda usai pembukaan seminar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia soal kelautan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak bisa menjanjikan ekonomi yang stabil kalau kita tak mau mengambil langkah yang sulit kadang-kadang. Menaikkan suku bunga selalu bukan sesuatu yang menyenangkan. Saya di bank sentral 12 tahun. Saya tahu setiap menaikkan suku bunga itu rasanya sesak nafas, tapi kalau apa yang harus dilakukan harus dilakukan," tutur Miranda.

Menurutnya, sejak Januari 2011 lalu inflasi memang sudah diperkirakan bakal melonjak tinggi, namun BI belum mau menaikkan BI Rate.

"Sekarang begitu dilihat bahwa ada komitmen masyarakat ekonomi percaya lagi, masyarakat keuangan percaya lagi. Saya kok yakin, Indonesia sudah menjalankan langkah yang paling benar," kata Miranda.

Jadi meskipun sulit, Miranda percaya keputusan kenaikan BI Rate menjadi 6,75% sudah benar.

"Dari waktu ke waktu harus ada keputusan yang sulit, itu adalah bagian kehidupan pejabat publik. Tak pernah kita ambil keputusan selalu mudah dan selalu berisiko, tak mungkin juga," tukas Miranda.

Seperti diketahui, pada 4 Februari 2011 lalu, BI memutuskan kenaikan BI Rate 25 basis poin menjadi 6,75%. Inilah kenaikan BI Rate pertama setelah 18 bulan berturut-turut ditahan.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads