Demikian disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto kepada detikFinance, Selasa (8/2/2011).
"Untuk hari pertama, jumlah pemesanan sudah Rp 505 miliar. Hari kedua Rp 471,76 miliar. Itu baru dari 13 agen penjual saja. Target tidak kita umumkan karena semua berdasarkan kemampuan agen penjual untuk memasarkan. Biasanya target berubah setiap saat selama masa penawaran," tutur Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan penjatahan, settlement, dan pencatatan akan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2011 sampai 24 Februari 2011.
Berikut 20 agen penjual sukuk ritel 2011:
- PT Bank Mandiri Tbk
- PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas
- PT Mega Capital Indonesia
- PT Bahana Securities
- PT Bank Internasional Indonesia Tbk
- PT Bank Syariah Mandiri
- PT Danareksa Sekuritas
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
- PT Bank CIMB Niaga Tbk
- PT Trimegah Securities Tbk
- Hongkong and Shanghai Banking Corporation
- PT Bank Negara Indonesia Tbk
- Citibank NA
- Standard Chartered Bank
- PT Sucorinvest Central Gani
- PT Reliance Securities Tbk
- PT Bank Permata Tbk
- PT Bank OCBC NISP Tbk
- PT Ciptadana Securities
- PT Kresna Graha Sekurindo Tbk
(dnl/qom)











































