Demikian disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah melalui surat elektroniknya kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (9/2/2011).
"Sesuai dengan pentahapannya, mulai Februari 2011 Bank Indonesia tidak lagi menerbitkan SBI tenor dibawah 9 bulan secara reguler dan selanjutnya penerbitan SBI akan difokuskan pada SBI tenor 9 bulan," ujar Difi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BI juga akan melanjutkan kebijakan penyerapan ekses likuditas dengan lebih mengandalkan instrumen Term Deposit (TD) dengan tenor diatas 1 bulan," tambahnya.
Dikatakan Difi, hal ini dilakukan sebagai upaya penggeseran ekses likuiditas peserta Operasi Pasar Terbuka (OPT) di instrumen OPT yang menumpuk di tenor jangka pendek.
"Secara berangsur dialihkan ke tenor yang lebih panjang dengan harapan dapat mengurangi ketergantungan pelaku pasar pada penempatan jangka pendek di instrumen moneter BI," tambahnya.
Lebih jauh Difi mengatakan, melalui cara seperti ini juga maka akan mendukung pendalaman pasar keuangan alias financial deepening dan penguatan manajemen moneter kedepan.
(dru/ang)











































