BRI Optimis jadi Bank Nasional 2 Tahun Mendatang
Rabu, 12 Mei 2004 14:50 WIB
Jakarta - Direktur Utama Bank BRI Rudjito optimis dalam dua tahun ke depan BRI sudah bisa memenuhi ketentuan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang disusun Bank Indonesia (BI) untuk menjadi bank nasional dengan modal antara Rp 10-50 triliun."Saya sudah berhitung, untuk BRI kalau sekarang modal BRI Rp 8,9 triliun dan setiap tahun return earning Rp 500 miliar saja untuk cadangan, maka dua tahun lagi kita sudah bisa menjadi bank nasional. Jadi dari pertumbuhan organik (laba) sudah bisa," kata Rudjito di sela-sela seminar mengenai API di Pusdiklat BRI, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (12/5/2004).Dalam API, BI menetapkan dalam 10-15 tahun mendatang diupayakan terdapat 2-3 bank internasional dengan modal di atas Rp 50 triliun, 3-5 bank nasional dengan modal Rp 10-50 triliun, 30-50 bank dengan modal antara Rp 100 miliar-10 triliun yang fokus kegiatannya pada segmen usaha tertentu, serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan bank umum dengan modal di bawah Rp 100 miliar yang kegiatan usahanya terbatas pada pelayanan perbankan dasar (basic banking services).Mengenai ketentuan API, Rudjito mengakui, jika bank-bank di Indonesia hanya mengandalkan pertumbuhan organik dalam arti hanya mengandalkan laba untuk menambah modal, maka kemungkinan hingga tahun 2013 belum ada bank yang bertaraf internasional.Sebagai contoh, Bank Mandiri yang merupakan bank terbesar dengan modal Rp 20 triliun, dalam 10 tahun ke depan belum tentu mampu memenuhi syarat menjadi bank internasional dengan modal di atas Rp 50 triliun. "Kecuali misalnya sahamnya dijual dan itu pun tergantung harga sahamnya," katanya.Ditambahkan, BRI tidak memasang target menjadi bank internasional dan cukup menjadi bank nasional. Hal itu terkait fokus bisnis BRI yang bergerak di sektor usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM). "Kalau BRI sudah jelas-jelas tidak punya inisiatif untuk menjadi bank internasional. Itu jauh sekali karena ada alasan fokus bisnis dan jaringan," tukasnya.Menurut dia, BRI juga tidak berniat mengakuisisi bank kecil atau BPR. Terhadap BPR, BRI justru akan melakukan kerjasama operasional. "Karena kalau diakuisisi kasihan, mereka punya modal kecil, jadi lebih baik kerjasama operasional. Biarkan bank-bank kecil seperti BPR tumbuh banyak dan tidak besar," demikian Rudjito.
(ani/)











































