Cadangan Devisa Naik US$ 17,90 Juta
Rabu, 12 Mei 2004 18:18 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada pekan pertama Mei 2004 sebesar US$ 37,10 miliar atau naik US$ 17,90 juta dari posisi pekan sebelumnya. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh penerimaan hasil migas dan jasa-jasa.Sementara itu, posisi uang primer per 7 Mei 2004 tercatat sebesar Rp 146,40 triliun atau meningkat sebesar Rp 60 miliar dari posisi 30 April 2004. Peningkatan tersebut disebabkan karena naiknya uang kertas dan logam yang diedarkan dan penurunan saldo giro perbankan di Bank Indonesia.Siaran pers yang ditandatangani Kepala Biro Komunikasi BI, Rusli Simanjuntak, Rabu (12/5/2004), menyebutkan tagihan bersih kepada pemerintah pusat turun sebesar Rp 2,53 triliun sehingga mencapai Rp 146,60 triliun yang terutama berasal dari penerimaan pajak dan hasil migas. Kredit Likuditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan pada pada posisi Rp 13,53 triliun.Sedangkan Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 2,27 triliun. Dengan perkembangan di atas, Net Domestic Asset (NDA) pekan ini memberi pengaruh ekspansi sebesar Rp 323 miliar terhadap uang primer, sehingga mencapai negatif Rp 33,18 triliun.
(ani/)











































