Demikian diungkapkan oleh Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya E. Siregar dalam diskusi dengan wartawan di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (11/2/2011).
"KIta telah meminta kepada bank-bank syariah yang mempunyai unit usaha syariah untuk menyampaikan perencanaan kapan akan dilakukan spin off. Nah salah satunya yang sudah siap di 2012 adalah Bank Sinarmas," ujar Mulya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antara lain Asia Finance Bank, Al-Barakah, dan Affin Bank. Mereka masih mencari bank yang siap untuk diakuisisi," tuturnya.
Khusus untuk Affin Bank Berhad (Affin Bank), Mulya mengatakan bank asal Malaysia tersebut juga masih memproses lebih lanjut dan mengkaji lebih jauh untuk mengkonversi PT Bank Ina Perdana (Bank Ina) menjadi bank syariah.
"Affin Bank masih mengkaji lebih jauh untuk mengkonversi bank Ina, namun sampai saat ini belum ada kabar," tegas Mulia.
Seperti diketahui, Affin Bank akan segera mengakuisisi PT Bank Ina Perdana senilai RM 138 juta atau sekitar Rp 390 miliar. Affin Bank merogoh kocek internalnya untuk membeli bank mungil itu.
Setelah akuisisi itu, Affin Bank akan menguasai 80% saham Bank Ina Perdana. Nilai akuisisi itu berarti memiliki price to book ratio sebesar 1,69 kali. Affin Bank berharap bisa menggarap sektor UMKM Indonesia setelah mengakuisisi Bank Ina.
(dru/dnl)











































