Menurut Erwin padahal jika ada kemauan, suku bunga perbankan bisa diturunkan dengan menekan efisiensi operasional termasuk cost of fund perbankan. Masalah ini sangat tergantung juga dari peranan pemegang saham atau pemilik dari masing-masing bank.
"Perbankan kita untungnya terlalu banyak, saya juga tahu, saya juga punya bank, sebagai owner (pemilik) menghendaki hal itu," kata Erwin di Aula Direktorat Metrologi, Bandung, Sabtu (12/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Erwin, hal ini sudah mulai dipelopori oleh bank-bank BUMN yang sudah mendapat arahan dari Menteri BUMN yang meminta bank-bank BUMN tak menaikkan suku bunga kredit. Selain itu, ia juga meminta peranan Bank Indonesia (BI) mendorong hal serupa.
"Memang kalau kita bicara bisnis sulit, tapi kalau owner-nya bisa mendorong, saya rasa itu (bunga kredit turun) itu bisa," katanya.
Menurutnya suku bunga kredit yang ideal bagi pengusaha adalah satu digit agar bisa berdaya saing. Selama ini suku bunga kredit masih berada direntang 11-12%
"Suku bunga ideal pengusaha kalau bisa serendah mungkin, kalau bisa single digit," katanya.
(hen/dnl)











































