Laba bersih PT OCBC NISP Tbk (NISP) turun 26,3% menjadi Rp 321 miliar di 2010 dari tahun sebelumnya Rp 436 miliar. Turunnya laba diakibatkan beban perseroan yang naik.
"Walaupun terdapat penurunan laba bersih pada tahun 2010, namun hal ini lebih diakibatkan oleh timbulnya beban non operasional dari proses penggabungan antara Bank OCBC NISP dengan Bank OCBC Indonesia," ujar Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (16/2/2010).
Namun demikian, perseroan membukukan pertumbuhan aset sebesar 20% dari Rp 37,1 triliun menjadi Rp 44,5 triliun. Pertumbuhan aset Bank OCBC NISP terutama didorong oleh kenaikan penyaluran kredit sebesar 27,7% dari Rp 21,9 triliun menjadi Rp 28,0 triliun pada akhir 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) per 31 Desember 2010 berada pada posisi 16,0%, di atas ketentuan minimal Bank Indonesia sebesar 8,0%. (ang/dnl)











































