Bakrie Life Masih 'Gantung' Nasib Dana Nasabah

Bakrie Life Masih 'Gantung' Nasib Dana Nasabah

- detikFinance
Senin, 21 Feb 2011 10:50 WIB
Jakarta - PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) belum juga bisa memberikan kepastian pembayaran tunggakan bunga dan dana pokok nasabah Diamond Investa. Perusahaan mengungkapkan pemegang saham yakni Bakrie Capital Investment (BCI) belum mendapatkan dana dari Grup Bakrie.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Senin (21/2/2011).

"Hingga Jumat sore (18/2/2011) kami dan BCI belum menerima dropping dari Grup," ujar Timoer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku terus 'berjuang' untuk meminta Grup Bakrie menggelontorkan dananya. "Setiap sore hari saya terus follow up karena sudah perintah dari pemegang saham," ungkapnya.

Menurut Timoer belum dikucurkan dana oleh Grup dikarenakan adanya kesulitan likuiditas. Sehingga, Timoer mengatakan belum bisa memberikan kepastian mengenai pelunasan cicilan bunga dan dan pokok para nasabahnya.

"Memang Grup masih dalam posisi sulit likuiditas. Belum bisa dipastikan kapan (cicilan pembayaran), yang pasti secepatnya akan diusahakan," tutur Timoer.

Sebelumnya, manajemen menjanjikan pembayaran tunggakan bunga dari Juli 2010 sampai Desember 2010 pada 28 Januari 2011. Bakrie Life juga menyatakan akan membayarkan dana pokok nasabah Diamond Investa di akhir Maret 2011.

Bakrie Life menderita gagal bayar produk asuransi berbasis investasi dengan nama Diamond Investa sebesar Rp 360 miliar.

Sesuai surat kesepakatan bersama (SKB), manajemen Bakrie Life menawarkan skema pengembalian dana pokok sebesar 25% di 2010, 25% di 2011, dan sisanya 50% di 2012.

Sebanyak 25% di 2010 dibayar empat kali setiap akhir triwulan, demikian juga di 2011, dan sisanya 50% di Januari 2012 namun nasabah kembali gigit jari karena SKB tidak diindahkan oleh manajemen.

Skema pembayaran Angsuran Pokok dana tersebut yakni Maret 2010 (6,25%), Juni 2010 (6,25%), September 2010 (6,25%), Desember 2010 (6,25%), Maret 2011 (6,25%), Juni 2011 (6,25%), September 2011 (6,25%), Desember 2011 (6.25%), dan terakhir pada Januari 2012 (50%).

Cicilan dana pokok baru dibayarkan dua kali yakni Maret 2010 dan Juni 2010. Cicilan pokok pada September 2010 belum dibayarkan berikut bunga dari Juli 2010 sampai November 2010.

Sehingga Bakrie Life masih mempunyai sisa utang kurang lebih senilai Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Diamond Investa yang menginvestasikan dananya di atas Rp 200 juta.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads