Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank Permata David Fletcher dalam siaran pers, Selasa (22/2/2011).
"Laba bersih ini didorong oleh pendapatan operasional yang naik 56% di 2010 menjadi Rp 1,071 triliun karena peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 19% di 2010 menjadi Rp 3,282 triliun," ujar Fletcher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk simpanan masyarakat atau dana pihak ketiga (DPK) Bank Permata hingga akhir 2010 tercatat tumbuh 29% menjadi Rp 57,7 triliun. Giro dan tabungan mencatat kenaikan tinggi yaitu 31% dan 28% menjadi masing-masing Rp 13,8 triliun dan Rp 12 triliun.
"Sementara itu deposito berjangka juga meningkat tajam 29% menjadi Rp 31,9 triliun di akhir 2010. Dengan demikian komposisi dana murah (CASA) mencapai 45% dari total simpanan," imbuh Fletcher.
Rasio kredit bermasalah (NPL/non performing loan) juga menurun menjadi 0,7% di 2010, dari tahun sebelumnya yang sebesar 1,5%. Sementara rasio kecukupan modal (CAR) secara konsolidasi meningkat 285 bps menjadi 15,1% dibandingkan 2009.
(dnl/ang)











































