Demikian disampaikan Kepala Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Isa Rachmatarwata di kantornya, Jakarta, Jumat (25/2/2011).
"Total asuransi komersial mencapai Rp 112,7 triliun," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan tingkat penetrasi asuransi terhadap GDP mencapai 1,75%. Ini didapat dari premi bruto yang mencapai Rp 112,336 triliun dibagi GDP Rp 6.422 triliun. Bandingkandengan pencapaian tahun 2009, 1,62%.
"Untuk toyal penetrasi mencapai 2,08%," paparnya.
Sementara, tingkat densitas asuransi mencapai Rp 472.398. Angka densitas merupakan total premi dibagi jumlah penduduk yang mencapai 238 juta jiwa. Angka densitas meningkat dari sebelumnya, Rp 391.927.
"Jadi rata-rata penduduk yang membelanjakan untuk asuransi mencapai Rp 472.398," ucapnya.
(wep/ang)











































