Demikian disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto dalam siaran pers, Selasa (1/3/2011).
"Telah dilakukan lelang SBSN atau Sukuk Negara seri IFR0005 (reopening), IFR0007 (reopening), IFR0006 (reopening), IFR0009 (reopening), dan IFR0010 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia. Total penawaran yang masuk sebesar Rp 4,5 triliun, yang dimenangkan Rp 1,5 triliun," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- IFR0005, jumlah penawaran yang masuk Rp 771 miliar. Pemerintah menyerap Rp 250 miliar dengan tingkat imbalan 9%, jatuh tempo 15 Januari 2017
- IFR0006, jumlah penawaran yang masuk Rp 381 miliar. Tidak ada yang diserap pemerintah
- IFR0007, jumlah penawaran yang masuk Rp 214 miliar. Pemerintah menyerap Rp 100 miliar dengan tingkat imbalan 9,57781%, jatuh tempo 15 Januari 2025
- IFR0009, jumlah penawaran yang masuk Rp 61 miliar. Tidak ada yang diserap pemerintah
- IFR0010, jumlah penawaran yang masuk Rp 3,023 triliun. Pemerintah menyerap Rp 1,15 triliun dengan tingkat imbalan 10%, jatuh tempo 15 Februari 2036










































