BNI Tunda Penerbitan Subt Debt

Pasar Kurang Menguntungkan

BNI Tunda Penerbitan Subt Debt

- detikFinance
Kamis, 27 Mei 2004 13:42 WIB
Jakarta - Dirut BNI Sigit Pramono mengungkapkan, BNI kemungkinan menunda rencana penerbitan subt debt senilai US$ 200-300 juta karena pasar yang kurang menguntungkan sehingga kupon yang dibayarkan lebih tinggi."Kalau kondisi belum baik bisa mundur. Rencananya awal Juni. Karena kita membayar kupon lebih tinggi," kata di Sigit Gedung DPR/MPR sesaat sebelum rapat tertutup dengan Komisis Perbankan DPR, Kamis (27/5/2004).Meski demikian, lanjut Sigit, BNI akan tetap menyiapkan aspek dokumentasi sambil mencermati kondisi pasar.Mengenai rencana divestasi, Sigit mengatakan saat ini BNI masih terus menyiapkannya. Namun diperkirakan divestasi itu akan mundur jika usulan merger dengan Bank Permata diterima. "Mungkin kalau ada proses merger ada sedikit pergeseran," ujarnya.BNI, lanjut Sigit, juga tidak mempermasalahkan jika nantinya rencana merger itu ditolak. "Ditolak juga tidak ada masalah. Inikan inisiatif atau wacana BNI," tegas Sigit. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads