Kuartal I 2004, Laba Bersih BRI Naik 46,6 Persen
Kamis, 27 Mei 2004 17:28 WIB
Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil mencetak laba bersih kuartal I 2004 sebesar Rp 1,1 triliun atau naik 46,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat Rp 752 miliar. Menurut Dirut BRI Rudjito dalam jumpa pers di kantor, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (27/5/2004) perolehan laba BRI ini terdiri dari pendapatan bunga sebesar Rp 3,79 triliun dan biaya bunga Rp 1,21 triliun.Dengan demikian net interest income tercatat Rp 2,58 triliun.Rudjito menjelaskan, lebih dari 60 persen pendapatan ini diperoleh dari bunga kredit yang tercatat Rp 1,765 triliun dari total net interest margin sebesar Rp 2,576 triliun. Sisanya dari bunga obligasi rekap yang tercatat Rp 26,8 triliun. Sementara kredit mengalami peningkatan Rp 10,28 triliun dari Rp 36,69 triliun di kuartal I 2003 menjadi Rp 49,96 triliun. Sebesar 86,23 persen dari total portfolio kredit BRI ditujukan untuk UMKM.Untuk posisi LDR tercatat 65,99 persen atau naik dari periode yang sama tahun sebelumnya 57,18 persen. BRI, kata Rudjito, mampu menjaga kualitas aktiva produktif dengan rendahnya kredit bermasalah (NPL Gross) yang tercatat 6,30 persen dari 8,07 persen. Untuk DPK (Dana pihak ketiga) pada kuartal I 2004 tercatat Rp 75,71 triliun atau naik 9,1 persen. Dana murah BRI tercatat 67,86 persen sehingga total cost of fund menjadi 4,9 persen. Komposisi DPK adalah giro sebesar 17,64 persen, tabungan 50,11 persen dan deposito 32,24 persen. Total aset akhir Maret 2004 mengalami peningkatan Rp 8,92 triliun atau 10,24 persen menjadi Rp 94,5 triliun. Sedangkan ekuitas meningkat Rp 3,56 triliun menjadi Rp 10,10 triliun sehingga menjadikan CAR BRI sebesar 23,99 persen. Mengenai masalah dividen, Rudjito mengatakan akan diputuskan dalam RUPS Senin (31/5/2004) mendatang. Namun yang pasti jumlahnya lebih dari 50 persen dari laba semester II 2003 yang sebesar Rp 1,3 triliun.
(qom/)











































