Direktur Utama BCA D.E Setijoso mengatakan perseroan memberikan fasilitas pinjaman ini sebagai lanjutan dari kerjasama sebelumnya antara BCA dan KPEI.
"Sebelumnya KPEI sudah melakukan kerjasama dengan BCA terkait pemisahan rekening. Khusus untuk fasilitas intraday ini nantinya akan mempercepat proses transaksi bursa melalui continous settlement," ujar Setijoso dalam penadatanganan perjanjian fasilitas intraday di Ritz Carlton Pacific Place, Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (11/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas transaksi di BEI sekaligus mempercepat dan meningkatkan akurasi perhitungan risk exposure di KPEI sebagai lembaga pengelola risiko," tambahnya.
Di tempat yang sama Direktur Utama KPEI, Hoesen menjelaskan dengan adanya tambahan fasilitas intraday dari BCA maka total fasilitas intraday yang diperoleh KPEI menjadi sebesar Rp 1,79 triliun.
"Sebelumnya KPEI telah memiliki fasilitas intraday dengan tiga bank pembayaran lain yakni Permata Bank, Bank Mandiri, dan Bank CIMB Niaga dengan total pinjaman Rp 1,49 triliun," jelasnya.
Sejak diimplementasikan Continous Settlement System pada 5 Agustus 2010 lalu hingga 10 Maret 2011 fasilitas intraday KPEI mencapai total lebih dari Rp 17,1 triliun. Hoesen menambahkan, rata-rata penggunaan fasilitas intraday per harinya di 2010 mencapai Rp 123 miliar sementara di 2011 rata-rata penggunaannya meningkat menjadi Rp 154,47 miliar.
"Angka tertinggi harian di 2010 sebesar Rp 575 miliar sementara di 2011 adalah Rp 916,08 miliar," tambahnya.
Lebih jauh Hoesen mengatakan, adapun total biaya yang dikeluarkan KPEI selama 2010 untuk penggunaan fasilitas intraday sebesar Rp 461,3 juta.
Sementara sejak Januari 2011-10 Maret 2011 biaya yang dilakukan KPEI adalah sebesar Rp 257,45 juta.
(dru/dnl)











































